FAKTA KABAR KALIMANTAN

BERITANYA AKURAT & TERPERCAYA

Trending

Efisiensi, HUT RI dan Hari Jadi Barsel Diperingati Sederhana


Buntok – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, menggelar rapat persiapan peringatan HUT RI ke 81 dan Hari Jadi ke 67 Kabupaten Barito Selatan, Senin 13 Juli 2026 di Aula Setda Barito Selatan. Dari rapat tersebut terungkap bahwa peringatan hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan peringatan hari jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan tanggal 21 September 2026, akan diperingati secara sederhana dengan menggelar upacara bendera dan dilanjutkan dengan syukuran di di Kantor Bupati Barito Selatan. Hal itu lantaran saat ini sedang dilakukan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat hingga Kabupaten.

Bahkan lomba-lomba atau pertandingan-pertandingan olahraga yang biasanya selalu hadir setiap tahun dalam rangka memperingati hari kemerdekaan dan hari jadi Kabupaten Barito Selatan, tahun ini tidak dilaksanakan karena keterbatasan anggaran.

Usai rapat Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, ST., MT., saat diwawancarai awak media mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan dua agenda besar tersebut dengan konsep yang lebih sederhana tanpa mengurangi makna peringatan.

Untuk HUT 17 Agustus tetap kita laksanakan sesuai aturan karena itu merupakan kebanggaan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Namun, pelaksanaannya tidak dilakukan secara besar-besaran, melainkan secara sederhana.

Terkait peringatan HUT ke-67 Kabupaten Barito Selatan, Ita memastikan tahun ini pemerintah daerah tidak akan menggelar Barsel Expo seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi menjadi pertimbangan utama sehingga rangkaian kegiatan difokuskan pada apel dan syukuran.

“Kita tidak akan mengadakan Barsel Expo. Rangkaian kegiatan yang direncanakan berupa apel dan syukuran. Namun, kami masih akan berkoordinasi dengan pimpinan terkait kemungkinan adanya kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM,” katanya.

Salah satu opsi yang tengah dibahas, adalah memberikan ruang bagi pelaku UMKM melalui kegiatan yang dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat, termasuk kemungkinan penyediaan makanan gratis yang melibatkan produk UMKM lokal.

"Diharapkan masyarakat dapat memahami kondisi keuangan daerah yang saat ini belum memungkinkan penyelenggaraan kegiatan berskala besar. Kami tentu ingin HUT Barito Selatan dapat menggerakkan UMKM dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, kondisi anggaran saat ini memang terbatas sehingga tidak bisa dipaksakan.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan juga tengah mengkaji kemungkinan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT daerah.

Tadi kami juga berkoordinasi dengan BPBD untuk melihat ketersediaan stok bantuan, apakah ada sembako atau bantuan lainnya yang bisa dibagikan kepada masyarakat. Insyaallah kalau memungkinkan, bantuan tersebut akan disalurkan", ujar Ita. (Saprudin)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak