Ketua PKK Barsel Buka Edukasi Kesehatan Guru TK PAUD


Buntok - Anak usia dini merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan keluarga, masyarakat, dan daerah. Oleh karena itu, memastikan anak tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki karakter yang baik merupakan tanggung jawab bersama.
Salah satunya adalah upaya pencegahan stunting dan berbagai permasalahan gizi pada anak. Upaya ini tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau tenaga kesehatan. Tetapi keluarga, lingkungan pendidikan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus mengambil bagian sesuai peran masing-masing.

Hal itu dikatakan Ketua TP-PKK Barsel sekaligus Ketua Bunda PAUD Kabupaten Barito Selatan Dr. Hj. Permana Sari Eddy Raya Samsuri, M.Si., M.M., MBA saat membuka secara resmi kegiatan Edukasi Kesehatan Guru TK PAUD Kabupaten Barsel yang dilaksanakan di Aula TP-PKK Kab Barsel, Sabtu, 07 November 2026.

Dr. Hj. Permana Sari menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga terselenggaranya kegiatan Edukasi Guru TK PAUD Kab Barsel ini.

"Saya ingin menekankan bahwa bapak dan ibu memiliki peran yang sangat dalam mendukung peningkatan kesehatan anak. Setiap hari, guru PAUD berinteraksi langsung dengan anak-anak, karena itu, guru PAUD bukan hanya menjadi pendidik, tetapi juga mitra penting dalam membangun perilaku hidup bersih dan sehat.
Juga menekankan beberapa hal yakni pertama membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan PAUD. Mengajarkan anak mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan diri, membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah;

Kedua, mendukung pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin melalui posyandu. Apabila terdapat anak yang menunjukkan indikasi masalah pertumbuhan atau perkembangan, guru diharapkan dapat berkomunikasi dengan orang tua dan mengarahkan untuk perkembangan, guru diharapkan dapat berkomunikasi dengan orang tua dan mengarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari tenaga kesehatan; ketiga, menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Kesehatan anak bukan hanya kesehatan fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental, emosional, dan sosial", ucap Dr. Hj. Permana.

Ditambahkan mantan anggota DPD RI ini, berharap melalui kegiatan ini, guru-guru PAUD memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan anak, khususnya terkait pemenuhan gizi, pencegahan stunting, pemantauan pertumbuhan, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Anak sehat adalah investasi masa depan, dan keluarga yang peduli kesehatan akan melahirkan generasi yang lebih berkualitas. (Saprudin)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak