Buntok - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Barito Selatan secara resmi telah berdiri sendiri atau terpisah dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, sejak tanggal 28 November 2025. Kepala Kemenhaj Kabupaten Barito Selatan Nurdin, SAg, MAP dan Kasubag Tata Usaha Siti Khadijah, SAg.
Kantor Kemenhaj Barsel saat ini sedang mempersiapkan jamaah calon haji tahun 2026.
Menurut Kepala Kantor Kemenhaj Barito Selatan Nurdin, saat ini untuk pelunasan biaya jamaah calon haji sudah mencapai 95%. Sementara pembuatan paspor sudah mencapai 100%. Kemudian manasik haji sepanjang tahun juga sudah mencapai untuk tahun 2025 sudah mencapai 100%. Sementara untuk manasik haji reguler dari pusat dan daerah akan ada 5 kali manasik haji yakni 1 kali di tingkat kabupaten dan 4 kali di kecamatan.
"Untuk keberangkatan jamaah haji nantinya juga tetap difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Barito, yakni pemerintah daerah memfasilisi keberangkatan dari Barito Selatan, hingga ke embarkasi Banjarmasin dengan menyediakan bantuan berupa angkutan bis untuk mengangkut jamaah dan juga kendaraan lainnya untuk mengangkut barang dan konsumsi. Begitu juga dengan sepulangnya dari tanah suci juga akan tetap difasilitasi oleh pemerintah daerah dengan penjemputan di embarkasi hingga ke Barito Selatan", ujar Nurdin.
Ditambahkannya, pada tahun 2026 ini ada sebanyak 84 orang jamaah haji dari Barsel yang sudah siap untuk berangkat, di Kalimantan Tengah sendiri kouta haji tahun 2026 sebanyak 1.547 orang. Kabupaten Barito Selatan harusnya mendapatkan jatah 129 orang termasuk cadangan.
Namun setelah kepastian berangkat, hanya 84 orang yang siap berangkat, yang lainnya mundur karena berbagai alasan. Sementara cadangan untuk Barito Selatan nomor porsinya berada jauh di 500-700.
Untuk Kalimantan Tengah ada 1.547 jamaah calon haji tahun 2026. Sementara yang menyatakan sudah siap untuk berangkat sebanyak kurang lebih 1.300 orang, sehingga masih sebanyak 247 orang lagi. Sementara untuk cadangan masih diisi terlebih dahulu oleh penggabungan mahram dan pendamping lansia.
"Di Barsel sendiri ada sebanyak 6 orang yang masuk dari penggabungan mahram dan pendamping lansia.
Untuk cadangan, Barsel ada 50 orang, tapi nomor porsinya masih jauh.
Memang ada cadangan di Kabupaten Barito Selatan yang sudah siap seperti pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan istitaah dan sudah pembuatan paspor, serta dananya siap, namun nomor porsinya masih sangat jauh. Mudah-mudahan cadangan tersebut bisa ikut menunaikan ibadah haji tahun 2026 ini, kalau tidak terpaksa tahun depan", ujar Kepala Kemenhaj Barsel Nurdin, di ruang kerjanya, Senin, 22 Desember 2025. (Saprudin)