Buntok - Saat reses beberapa waktu lalu, ada beberapa hal yang disampaikan oleh masyarakat. Salah satunya masalah tenaga kesehatan di pustu-pustu. Dimana masih kekurangan tenaga, sehingga pustu itu kadang buka kadang tidak. Selain itu juga masalah obat-obatan yang sangat terbatas dan agak lambat di distribusikan ke pustu.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Barito Selatan, H Raden Sudarto, SH atau H. Alex kepada media di Kantor DPRD, Senin 6 April 2026.
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan sarana penting untuk menampung sekaligus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan.
Dikatakannya, persoalan pelayanan kesehatan di wilayah pedesaan yang dinilai masih jauh dari harapan. Saat melaksanakan reses beberapa waktu lalu, banyak warga mengeluhkan buruknya layanan kesehatan, khususnya di desa-desa terpencil. Salah satu contoh yang kami temukan di Desa. Masyarakat mengeluhkan tenaga kesehatan di Pustu setempat yang sering tidak berada di tempat. Bahkan, fasilitas tersebut terkadang buka dan tutup tanpa kepastian.
H. Alex meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan untuk segera melakukan evaluasi dan pembenahan, khususnya terkait kehadiran tenaga medis di Puskesmas Pembantu (Pustu). Sehingga pentingnya pemerataan tenaga kesehatan hingga ke pelosok desa. Ketimpangan distribusi tenaga medis akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
"Jadi tenaga kesehatan sangat di butuhkan. Jika tenaga kesehatan tidak merata, maka pelayanan kesehatan di desa bisa dikatakan tidak berjalan. Karena itu, perawat maupun bidan harus tersedia di setiap Pustu, dan saat ini Barsel masih kekurangan tenaga kesehatan," tegasnya.
Selain tenaga medis, ia turut menyoroti ketersediaan obat-obatan yang dinilai masih perlu diperbaiki. la mendorong agar dilakukan inventarisasi menyeluruh terkait kebutuhan tenaga kesehatan dan fasilitas pendukung di setiap desa.
"Aspirasi masyarakat tersebut bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar sistem pelayanan kesehatan dapat diperbaiki secara menyeluruh. Ini murni aspirasi masyarakat hasil reses DPRD Dapil I Barsel. Harapannya, program kesehatan bisa berjalan optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat," pungkasnya. (Saprudin)