Wabup Salurkan Bantuan Pangan dan CPPD. Desa Pararapak, Madara, Tetei Lanan dan Bantai Bambure Jadi Sasaran


Buntok - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan kembali menyalurkan Bantuan Pangan dan Cadangan Pangan Pemerindah Daerah (CPPD) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diserahkan kepada warga Desa Tetei Lanan Kecamatan Dusun Selatan, dan Desa Bantai Bambure, Rabu (26/8/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha. Kegiatan turut dihadiri anggota DPRD Barito Selatan, Asisten Setda, sejumlah kepala dinas, serta Camat Dusun Selatan.

Sebelumnya, Senin 24 Agustus 2026, Wakil Bupati juga telah menyerahkan Bantuan yang sama kepada masyarakat di desa lainnya di Kecamatan Dusun Selatan, yakni Desa Pararapak dan Desa Madara.

Dalam sambutannya, Khristianto Yudha mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Selatan kepada masyarakat. "Bagi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa di tengah berbagai kondisi dan tantangan yang dihadapi, masyarakat tetap mendapatkan dukungan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga," ujarnya.

la berharap bantuan yang diberikan dapat diterima dengan baik dan dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Menurutnya, masyarakat tidak semestinya hanya melihat bantuan dari sisi jumlah maupun nilai yang diterima, tetapi juga memaknainya sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

"Saya juga berpesan agar jangan melihat bantuan ini hanya dari jumlah atau nilainya, tetapi mari kita maknai sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat," katanya. Selain menyerahkan bantuan pangan, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terlebih saat kondisi cuaca kering yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Wabup meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, api yang awalnya terlihat kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan. "Saya mengingatkan dengan tegas kepada seluruh masyarakat, jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jangan menganggap api kecil sebagai sesuatu yang aman, karena dalam kondisi cuaca kering, api dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan," tegas Khristianto.

Ditambahkan, dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan, terutama anak-anak dan orang tua, serta menghambat aktivitas masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan melakukan pencegahan karhutla sejak dini.

Khristianto juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api, kebakaran lahan maupun kondisi yang berpotensi berkembang menjadi karhutla. "Apabila masyarakat melihat adanya titik api, kebakaran lahan, atau kejadian yang berpotensi menjadi karhutla, segera laporkan kepada petugas melalui layanan BARSEL SIAGA 112. Jangan menunggu api membesar," pintanya.

Dia menegaskan, semakin cepat laporan diterima petugas, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan. Wakil Bupati kemudian mengajak masyarakat Desa Tetei Lanan, Desa Bantai Bambure dan seluruh masyarakat Barito Selatan untuk menjaga kebersamaan, lingkungan, serta saling mengingatkan dalam upaya mencegah karhutla. "Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, meringankan kebutuhan masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan masyarakat Barito Selatan yang semakin sejahtera," pungkasnya. (Saprudin)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak