KKN PPM UGM Tahun Ketiga di Barsel Berakhir, Pemkab Harap Kerja Sama Terus Berlanjut

Buntok - Kabag Kesra Setda Barsel yang juga Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Selatan, H. Ali Sadikin, SEMM menghadiri acara pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang digelar di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Barito Selatan, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Selatan, para Asisten Setda, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta mahasiswa KKN PPM UGM yang telah menyelesaikan pengabdian di sejumlah desa di Barito Selatan selama hampir 50 hari.

Usai kegiatan H. Ali Sadikin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Selatan akan memberikan pendampingan kepada para mahasiswa hingga mereka kembali ke kampus di Yogyakarta.

"Besok mereka akan kembali ke kampus melalui Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Saat datang mereka sengaja melalui jalur Palangka Raya menuju Buntok, sedangkan kepulangannya melalui Buntok menuju Banjarmasin," ujarnya.

Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Barito Selatan, akan tetap mendampingi para mahasiswa hingga tiba di bandara sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap peserta KKN. "Nanti Bagian Kesra tetap mendampingi sampai ke bandara karena masih menjadi tanggung jawab kita sebagai Pemerintah Kabupaten Barito Selatan," katanya.

Ali Sadikin juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKN PPM UGM di Barito Selatan telah memasuki tahun ketiga. Setiap tahun, mahasiswa ditempatkan di lokasi yang berbeda sehingga semakin banyak desa yang memperoleh manfaat dari program pengabdian tersebut.

"Ini merupakan KKN tahun ketiga UGM di Barito Selatan. Selama tiga tahun terakhir mereka melaksanakan KKN di daerah kita dengan lokasi yang berbeda-beda," ungkapnya. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berharap kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Kehadiran mahasiswa KKN dinilai mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program edukasi, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat di desa, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan daerah. (Saprudin)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak